Nona Jepun : Perjalanan Mencari Ide (1)

Bagian pertama dari perjalananku menuliskan Nona Jepun. Semoga pengalamanku mencari ide, menyusun referensi, mencoba mengatasi kesulitan2 dalam menulis dapat menjadi pelajaran berharga bagi para penulis. Termasuk pernak pernik kecil yang mengganggu maupun membantu 🙂

Mental Health Issues (1) dalam Polaris Fukuoka

Depresi. Suicidal thoughts atau pemikiran bunuh diri. Aku berharap, novel Polaris Fukuoka dapat menjadi jembatan budaya remaja Indonesia- Jepang sekaligus membuat pembaca memahami seluk beluk depresi. Dulu, sangat jarang menemui orang depresi atau orang yang ingin bunuh diri.  Sekarang, banyak sekali orang tua, bahkan remaja dan anak-anak yang merasa tertekan hidupnya karena tuntutan akademis atau …

Read more

Sirius Seoul : Nol & Zero, bag. 1

Ikuti kisahnya dan nantikan hadiahnya!   Rasanya sepertiぐでたま. Gudetama, si telur yang eng­gan melakukan hal dengan sepenuh hati. Si telur yang bosan diperintah-perintah dan lebih senang tengkurap, menungging sebagai bentuk pemberontakan dan peno­lakan. Si melankolis berbentuk kuning, yang malas dan kerap menggumam: meh, aaahhh. Bila malam tiba, ingin bersorak melihat shoji ka­marnya. Bau sarung bantal …

Read more

Maukah Kamu Jadi Penulis?

    Tidak ada universitas yang khusus memiliki fakultas atau jurusan yang mencetak seseorang menjadi penulis.  Bahkan fakultas FIB sekalipun, tidak secara otomatis membuat mahasiswanya mengambil profesi penulis sebagai pekerjaan hidupnya. Penulis adalah pekerjaan lepas yang benar-benar ‘lepas’ : hanya orang-orang yang benar-benar niat jadi penulis, akan menjalani profesi sebagai penulis dengan segala lika likunya. …

Read more

Mengapa  Menulis Novel (lagi)

Novel terakhirku terbit 2013, berjudul Bulan Nararya, diterbitkan oleh penerbit Indiva Solo. Setelah itu, cukup lama hiatus dari menulis novel. Alasannya? Ada beberapa penyebab.  Yang pragmatis banget, fiksi Islami sedang lesu. Jadi, honor dari menulis novel, apalagi menunggu royalty nya, tak terlalu sepadan. Pernah mencoba menulis cerpen untuk media massa, namun hingga saat ini masih …

Read more

Apakah aku Nasionalis?

    Waktu kecil, aku pernah bertanya pada ibu ,”Ma, kenapa tiap upacara bendera, aku mau nangis ya liat bendera merah putih sama dengar lagu Indonesia Raya?” Kata ibu, “wah, itu artinya kamu nasionalis, Sin.” Jujur, waktu itu aku baru sekitar kelas 3 atau 4 SD. Masih belum tahu apa itu nasionalis, apa itu Islamis, …

Read more