How close are you?

Seberapa dekat kita dengan al Quran? Berapa kali sehari kita membaca, menyimak, merenungkan tafsir kitab suci yang merupakan cahaya hidup kita? Dalam dunia kepenulisan pun, jika ide-ide mentok, buntu, kehilangan kekuatan diksi, tak tahu harus bagaimana mereamu cerita maka obat paling mujarab untuk mencerahkan pikiran agar menghasilkan tulisan cemerlang adalah mengambil Quran dan membacanya.

Duhai waktu…

626time9gt

Rasulullah Saw pernah bersabda yang intinya, kaum muslimin sering melalaikan dua hal penting dalam hidupnya : kesehatan & waktu luang.

Bukan sekali dua kali kita menyesali mengapa tahu-tahu hari telah menunjukkan bulan sekian tanggal sekian? Mengapa hari cepat berlalu; serasa belum mengerjakan apapun tahu-tahu sudah menjelang Ashar! Duh, ngapain aja seharian?

Kadang aku sendiri lelah dikejar deadline.

Harus belajar psikologi faal, membedah anatomi otak mulai 12 pasang saraf cranial hingga fase-fase neuron bekerja. Belajar psikologi sosial, psikologi umum, psikologi kepribadian dengan memahami betul apa pendapat Schachter, Bandurra, Pavlov, Maria Montessori dst. Belajar mengkalkulasi statistik yang njelimet.

Belum lagi tugas mengedit naskah. Menolak? Impossible. Kurasa, mengedit naskah adalah salah satu sumbangsihku buat dunia kepenulisa yang telah mengasuhkan menjadi seorang penulis hingga seperti sekarang. Dulu para editor pun bekerja pusing meneliti huruf demi huruf, kalimat demi kalimat naskahku. Mengkoreksi kesalahan logika dan ending ceritaku hingga mengomentari tokoh dll.

Sekarang, aku juga harus membantu teman-temanku melewati kesulitan yang sama.

Di saat yang lain, naskahku tentang Dolly belum kelar juga.

Read more

bersama Valerie Miner

Alhamdulillah, kamis kemarin tanggal 2 April aku menghadiri acara diskusi sastra di balai Pemuda DKS . Acara yang menghadirkan Valerie Miner , penulis dari Amerika ini dihadiri sekitar 50 orang dan diskusi kami sungguh membuka cakrawalaku tentang dunia kepenulisan "Sebuah kisah bukan hanya punya dua sisi, hitam & putih, tapi ia bisa menggambarkan 4000 kisah ...

Read more

Al Ishlah, Bondowoso

Alhamdulillah, tanggal 28 maret 2009, aku berkesempatan mengisi pelatihan di pesantren Al Ishlah, Dadapan, Grujugan Bondowoso. Pesantren yang berdiri di tanah seluas 10 hekatr lebiih ini dihuni santri yang berasal dari beragam penjuru tanah air. Luarbiasa, mereka sungguh sosok santri yang tangguh dan gemar mencari ilmu. Bayangkan, hari dimulai dengan sholat malam 02.30 dini hari ...

Read more

Milad FLP ke-12 : Temu Komunitas Sastra se Jawa Timur

       FLP Wilayah Jawa Timur mengucapkan Jazakumullah Khoiron Katsiro bagi semua pihak yang telah mendukung acara Milad FLP ke-12 : Silaturrahim Komunitas Sastra se Jawa Timur. Banyak hal yang kami peroleh dari pertemuan dengan komunitas sastra, teater, pecinta buku, dsb. Menurut pengakuan mas Fahrudin – Lembah Pring, semoga FLP bisa mewadahi komunitas2 sastra ...

Read more

Novel Misteri

  Bagaimana jika kita memiliki satu indera di luar panca indera? Indera yang mampu melihat apa yang tak dilihat oleh mata, dapat merasa apa yang tak diraba kulit. Haruskah kekuatan diluar batas normal manusia dipertahankan, ataukah harus dilenyapkan? Novelku yang akan terbit berikut, sedang dalam edit dan persiapan oleh sebuah penerbit bercerita tentang seorang pemuda ...

Read more

IBF Award

    tak dapat terlukiskan rasa hati saat mendapat kabar bahwa saya menerima IBF Award untuk kategori novel fiksi dewasa terbaik. Bahagia, haru, tak percaya. Awalnya mas Ali Muakhir sempat membocorkan kabar tersebut, begitupun mas Salman Iskandar. Saya tetap tak percaya,”…masa sih?” Ketika konfirmasi ke mbak Dee, beliau juga bilang,”…ntar aja deh, Mbak, kita nunggu kepastian ...

Read more

Setting, Kekuatan cerita

           charles dickens                    mark twain   ‘Tempat’ untuk sebuah Tempat. Sastrawan besar zaman dahulu banyak menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan membiarkan kota ‘bersuara’ untuk mereka.  Honore de Balzac menghabiskan waktu jalan-jalan di Paris, Charles Dickens menghabiskan waktu berjalan-jalan di London , Fyodor  Dostoyevski menghabiskan waktu jalan-jalan di St. Petersburg. Josip Novakovich beranggapan bahwa setting adalah ...

Read more