Komunikasi Remaja
Seminar rasa curhat : GAMING
Ortu VS anak atau guru VS anak terkait dunia game seperti perang yang tiada habisnya. Bisakah dicari titik temu?
Film Mother Gamer : Cara Keren Ibu Mendekati Anak yang Hobi Gaming
Anak yang kecanduan game. Ikut turnamen. Memalsukan tanda tangan. Berbohong! Apa anda akan seperti bu Ben Pajamas?
Strategi Berkomunikasi dengan Remaja
Ngomong dg remaja perlu seni berkomunikasi . Salah-salah ortu dianggap overdosis nasehat!
Film Cuties (Mignonnes) : Seperti Itukah Keluarga (Muslim) Modern?
Cuties (Mignonnes) bukanlah film tentang keluarga muslim modern. Alih-alih menjadi film coming of age yang menarik, film ini justru menuai kecaman karena mengeksploitasi anak-anak.
Antara Sulli f(x) dan Hatsune Miku
Baru beberapa pekan yang lalu saya merenungi sebuah channel video Youtube tentang Hatsune Miku. Saya bolak balik menonton Is Hatsune Miku a Better Pop Star than Justin Bieber? Dalam video tersebut, Chris Plante menceritakan bahkan interaksi seorang bintang dengan para fansnya bisa sangat positif, bisa sangat negatif. Plante mengisahkan tentang Bieber, seorang bintang …
Bagaimana Jika Minat-Bakat Anak, Bertentangan dengan Keinginan Orangtua?
“Papa mamaku dokter. Mereka ingin aku jadi dokter juga. Tapi aku nggak mau!” “Aku suka jadi EO, tapi orangtuaku pingin aku sekolah D3 teknik. Gimana?” “Awalnya aku kulian di institute agama. Lama-lama orangtuaku tahu, aku berbakat di music.” “Sepanjang hidup aku nurut orangtuaku, tapi aku sudah nggak tahan lagi. Aku sebetulnya suka gambar dan ingin …
Psikologi Gaul (1) : Memahami Remaja
“Boleh pakai kutex?” “Kalau tattoo?” “Pacaran kan nggak papa kalau cuma jalan-jalan.” “Mau warnai rambut. Asal gak hitam gakpapa, kan?” “Aku main game kalau lagi bosen. Semua orang ngomel melulu. Yah, namanya bosen gimana!” “Males sekolah/ngampus. Dikejar-kejar melulu.” Itu sebagian dari keluhan remaja yang mampir ke agendaku. Ya, mereka yang dilahirkan tahun 2000an dan …
“Memaksa” Anak untuk Bersama
“Nanti bungkusin aja, Mi. Aku nggak ikut.” Anakku menolak untuk bergabung akhir pekan, ketika kami ajak makan diluar. Alasannya masuk akal. “Aku capek! Mau tidur aja. Lagian aku sudah sering keliling-keliling ke arah sana. ” Wajar sih. Waktu kecil, anak akan menguntit kemana saja ayah ibunya pergi. Tapi setelah remaja, mereka punya kelompok sendiri. Punya …
