Sepenggal novelku tentang Dolly
Alhamdulillah, novelku telah selesai. Berisi tentang perempuan2 yang bekerja di Dolly, juga perempuan yang tetap menjaga ketulusan hati meski suami mengkhianati.
Sekelumit tentang novelku, satu sudut dunia pelacuran :
Salahkan jika kupu-kupu malam seperti kita jatuh hati pada lelaki mulia, bukan jatuh cinta pada lelaki bejat? Salahkah jika aku berharap punya suami yang kelak dapat membimbingku menebus semua dosa dan kesalahanku? Salahkah jika aku masih berharap satu kehidupan normal yang lurus pantas untukku, untukmu, untuk para pelacur bersimbah dosa seperti kita?
Jika pernikahan suci tak pantas untuk para pendosa sepertiku apakah aku harus berselingkuh untuk mendapatkan lelaki yang kukasihi?
………………………
Dan –ya, Tuhan- betapa kejam hati manusia, Ochi tak mampu menahan kesadarannya tetap berada di jalur lurus. Ia benci mendengar Vanya tak bekerja lagi di Dolly, berkonsentrasi pada tumbuh kembang janinnya. Harusnya ia tetap kotor, tetap berkubang dalam lumpur. Harusnya ia tak perlu mensucikan diri. Biarkan ia menjadi pelacur selama-lamanya, tak perlu berfikir meninggalkan dunianya. Biarkan ia menggoda, melayani sebanyak-banyaknya lelaki atau mengganggu suami orang, asalkan bukan Yassir….
The Road to The Empire & Reinkarnasi, Gramedia Veteran Banjarmasin : best seller & sold out!
Alhamdulillah, berkesempatan untuk bertemu dengan banyak orang dalam perjalanan ke Banjarmasin. Ada adik2 FLP yang luarbiasa semangat dan cita-citanya. adik2 FLP yang menjamu tamu dengan kesungguhan (semoga barakah ya dek….), ada mas Khalid MMU Banjarmasin yang rajin membantuku selama promosi buku di sana.
Bertemu dengan para blogger yang mengkritikku habis-habisan J
Apapun itu, kucatata sebagai kenangan indah perjalanan bedah bukuku.
Pertanyaan-pertanyaan itu pasti bermanfaat buat banyak orang yang punya uneg-uneg serupa tapi barangkali sungkan mengungkapkannya : ^_^




