Anak yang tak punya apa-apa : tak punya motivasi, tak punya cita-cita, tak mau sekolah dan tak mau bekerja

 Anak yang tak punya apa-apa : tak punya motivasi, tak punya cita-cita, tak mau sekolah dan tak mau bekerja

            Sebuah kasus nyata, saat dosen sedang membahas dinamika kelompok.

            Contoh terkecil adalah keluarga, dimana konsep-konsep behavioristik sederhana berlaku : reinforcement (perkuatan), modeling (meniru), identifikasi.

            Maka kami terpaku ketika sang dosen bercerita sebuah kasus, nyata, nama & tempat disamarkan.

            Sebut namanya Andre ( seperti nama seorang tokokhku di Existere …J) dan Soni. Andre sekitar 20 tahun, adiknya sekitar SMU. Anak pejabat bank , hidup kaya, serbar berkecukupan. Yang mengherankan, Andre tak punya semangat apa-apa. Tak mau sekolah, mogok kuliah, nggak mau kerja. Kerjanya main melulu, menjual apapun yang ada di rumah. Andre nggak peduli, kalau mau ke suatu tempat naik pesawat PP, tinggal minta, tanpa tujuan jelas.

Read more

Belajar menjadi Ibu & Perempuan ala bu Siti Fadillah Supari, Bu Yulyani, dan Sinta Yudisia :-)

16 April 2011, di ruang Robotik ITS.

Suatu kehormatan dapat bersanding dengan bu Fadilah dan juga mbak Yeyen, panggilan Yulyani. Di bawah ini beberapa rangkuman yang bisa dipetik dari diskusi panel kami.

Keberanian bu Fadillah

Bagi yang sudah membaca buku “Saatnya Dunia Berubah” atau “ “Tatkala Leukemia Meretas Cinta” akan dapat menemukan nuansa lain dari keberanian, perjuangan perempuan. Saya pribadi terkagum-kagum, terhenyak, menyantap tulisan perjuangan bu Fadillah. Meski perjuangannya meraih pro dan kontra (tidak akan kita bahas disini), pasti orang bertanya tanya : kenapa kok perempuan berani demikian? Bu Fadilah menceritakan bahwa semua karakter yang beliau miliki merupakan didikan keluarga dan ibunda beliau. (Catat : lagi-lagi keluarga dan ibu adalah pondasi )

Read more

PRO KONTRA PENUTUPAN DOLLY : BEDAH EKSKLUSIF BUKU EXISTERE BERSAMA TOKOH FEMINIS, LSM HIV /AIDS, PEKERJA SEKS, PEMERINTAH TERKAIT

Red Light. Kramat Tunggak. Saritem. Dolly? Kawasan prostitusi satu demi satu ditutup. Bagi mereka yang “alergi” atas nama agama, coba dari sudut pandang kemanusiaan. Perempuan yang ketika muda melayani hingga 30 lelaki semalam, perempuan yang menempel foto anak-anak mereka di dinding sebagai pengingat. Perempuan yang hamil dan tetap melayani. Sebuah nisan, 12 buah, di belakang ...

Read more

Kelas Tahsin? Ih, memalukan…..!

Setiap pagi, anak-anak kuminta setor hafalan.

Nis masih di juz 30, Ahmad masuk juz 29 sementara Ayyasy juz 1. Inayah sendiri kuberi dispensasi sebab di kelas 3 SMP kesibukannya terlalu padat. Setidaknya, setiap malam dan ba’da Shubuh kuminta anak-anak meramaikan rumah dengan bacaan Quran.

Aku sendiri termasuk orang yang suka menghafal, terutama untuk surat-surat yang terkait dengan amal sholih dan jannah-jahannam. Setiap pagi atau sore, sembari menyusuri jalan Nginden-Bratang-Ngagel-Pucang- hingga sekolah Inayah lalu kembali ke rumah kami di daerah Rungkut; kulafazkan Sab’atul Munjiat. Membaca Quran sepanjang jalan kuharap bisa menenangkan fikiran agar tak gugup saat melintasi padat nya lalu lintas Surabaya.

Read more

Islamic Psychoterapy – Al Ilaj An Nafs

 Apa yang terbayang dalam benak anda ketika mendengar kata Psikologi? Orang gila, tes IQ, Psikoanalisa Freud yang nyeleneh, atau apa?

Awalnya, ketika ingin kuliah lagi di sastra, Suami tidak membolehkan. “Ngapain, Mi? Kalau Psikologi kan bagus buat ilmu mendidik anak-anak.”

Begitulah, setengah terpaksa saya duduk di sana, belajar tentang sejarah Psikologi dan ‘nenek moyang’ Psikologi : Filsafat ( Filsafat Umum, Filsafat Manusia, Filsafat Ilmu & Logika).

Semester I dan II, masih belum tahu mau kemana sekalipun IP Alhamdulillah, 4. Semester III dan IV terus berjalan. Lama-lama semakin penasaran, pun saya tak hanya menelan apa yang diberikan dosen. Literatur lain dari para ulama muslim, kliping koran, jurnal-jurnal psikologi saya coba fahami dan telaah. Belajar, belajar dan terus mencoba mengkaji.

Read more

Berita Duka Menjelang Ramadhan

  Iva, senyum manis dan pujianmu itu…. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, malam tadi satu sms mengejutkan sampai telah meninggal dunia seorang anggota FLP Kediri Ekasanda Ivanayanti Istri dari Aminuddin, FLP Kediri yang banyak membantu FLP Jawa Timur Iva nama panggilannya Cantik, ceria Suka membantu Celetukannya masih terngiang,”..aku suka membaca karya mbak Sinta,” begitu kira-kira ...

Read more

EXISTERE & PESTA BUKU JAKARTA, ISTORA SENAYAN

EXISTERE & PESTA BUKU JAKARTA, ISTORA SENAYAN

Sabtu 3 Juli 2010

 

Jakarta Ahad pagi.

Welcome to the capital city of Indonesia that’s very busy. Uh, akhirnya sampai juga di Jakarta untuk ke sekian kali yg biasanya hanya kutonton di televisi. Hm, meski Jakarta tak kusukai sebagai tempat tinggal, tetap saja ada yang positif ttg Jakarta. Bis bandara yg hanya 20 ribu (di Surabaya gak ada!); angkutan yg bisa kemana-mana (di Surabaya rada2 susah). Ada Monas (di Surabaya gak ada, he…), ada Pesta Buku Jakarta ( di Surabaya juga nggak ada).

            Dan…

            inilah pertama kali aku membedah novel EXISTERE, novel yang kutulis sejak 2007.

            Sebelum ke acara bedah novel, kami berfoto2 dengan crew LPPH  yg selama ini hanya kukenal suaranya via telepon. Yg sudah pernah face to face mb Dee , mas Taufan E.Prast, Azzura Dayana juga Asiyah. Yg benar2 baru bertemu kemarin : mb Nita, Astri, Dini, Santi, Lian Kagura, dan…mas Ratno. Kupikir masih single ei, ternyata…(emang mau dipasangin sama siapa, mb Sinta? Ada aja deh)

Read more

Pernik-pernik Persiapan Ramadhan

 Bahagianya jadi muslim. Setiap tahun ada waktu jeda, istirahat sejenak, melapangkan hati, memantapkan pikiran. Punya waktu lebih bersama keluarga, berlimpah rezeqi, berlomba dalam kebaikan. Capek memang, mana ada puasa nggak capek? Apalagi biasanya agenda Ramadhan bukannya menyusut, malah berlipat-lipat.

Beberapa pengalaman kecilku di bawah ini mungkin berharga :

1. Mengajak anak-anak puasa Ini masih 29 Juni, sekolah masuk pertengahan Juli. tahu sendiri kan apa keluhan ibu-ibu semasa liburan? “ Anakku di rumah makan dan ngemil melulu! Harus sedia buanyaaakk jajan. Sedikit-sedikit bilang : ada kue nggak? Sudah gitu…berantem aja sama saudara. Namanya lagi nggak ada kegiatan.” Paling2 kegiatan di sini hanya sholat ke masjid, main bersama teman2. Aktivitas sehari2 yang capek di sekolah sedang ditiadakan. Hitung2 memberi waktu para guru buat bernafas lega. Mendidik anak2 sekarang nggak gampang lho…

Anak2 mulai kuberi tahu

Read more