EXISTERE di acara World Book Day, 23 April 2011 : Peta Prostitusi dan Penyebab timbulnya PSK Jalanan & PSK elite

EXISTERE di acara World Book Day, 23 April 2011 : Peta Prostitusi dan Penyebab timbulnya PSK Jalanan & PSK elite

      

            Silakan membaca ulasan di bawah . Lebih dari mengernyitkan dahi, semoga kita dapat merenung dan mengambil langkah-langkah tepat bagi bangsa ini.

Suatu kehormatan tersendiri ketika YPPI (Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia) meminta buku Existere dibedah pada acara World Book Day. Sekali lagi, banyak ilmu yang didapat dari acara sharing/diskusi macam ini. Bukan itu saja, semangat untuk menulis terpompa tiap kali buku kita mendapat apresiasi dan kritik.

Peta Prostitusi & Penyebab

 

Read more

Belajar menjadi Ibu & Perempuan ala bu Siti Fadillah Supari, Bu Yulyani, dan Sinta Yudisia :-)

16 April 2011, di ruang Robotik ITS.

Suatu kehormatan dapat bersanding dengan bu Fadilah dan juga mbak Yeyen, panggilan Yulyani. Di bawah ini beberapa rangkuman yang bisa dipetik dari diskusi panel kami.

Keberanian bu Fadillah

Bagi yang sudah membaca buku “Saatnya Dunia Berubah” atau “ “Tatkala Leukemia Meretas Cinta” akan dapat menemukan nuansa lain dari keberanian, perjuangan perempuan. Saya pribadi terkagum-kagum, terhenyak, menyantap tulisan perjuangan bu Fadillah. Meski perjuangannya meraih pro dan kontra (tidak akan kita bahas disini), pasti orang bertanya tanya : kenapa kok perempuan berani demikian? Bu Fadilah menceritakan bahwa semua karakter yang beliau miliki merupakan didikan keluarga dan ibunda beliau. (Catat : lagi-lagi keluarga dan ibu adalah pondasi )

Read more

Existere : Mainstream Baru Novel Islami ; Sastra Da’wah & Sastra Pembelajaran (rangkuman dari kritik DR. Ahyar Anwar & Rahmawati Latief MSoc.Sc)

 

Suatu pelajaran berharga yang tidak dapat ditakar dengan uang , hanya kesyukuran dan ucapan hamdallah, ketika karya kita di apresiasi dan dibedah langsung oleh mereka yang memang bergelut di bidang literasi. DR. Ahyar Anwar, dengan kalimat lugas dan cenderung ‘pedas’ memberikan banyak masukan kepada karya-karya FLP secara keseluruhan. Sesuatu yang pantas direnungkan agar para pejuang pena FLP senantiasa istiqomah – teguh di jalan perjuangan, itqon – sempurna menyelesaikan karya-karyanya.

Di bawah ini rangkuman dari pemaparan DR. Ahyar Anwar, yang saya lengkapi dengan penjelasan sesuai referensi yang ada.

• ada beberapa metode untuk menjelaskan sesuatu. Misalnya dunia pelacuran. Prostitusi dapat dibahas dengan kacamata sosiologi, antropologi, sastra dengan salah satu eksponennya berupa novel. Novel dapat melampaui fakta itu sendiri (dalam 9 Jawaban Sastra – Maman S. Mahayana : fiksi sudah mengolah fakta melalui perenungan, penghayatan, hikmah yang diambil dari kacamata si penulis) .

Read more

PEKAN LITERASI FLP UNIVERSITAS HASANUDDIN, MAKASSAR & BEDAH BUKU EXISTERE Forum Lingkar Pena Ranting Universitas Hasanuddin Kembali Menghadirkan Pekan Literasi Dengan Tema  " Budaya Literasi : Gerbang Menuju World Class University” Puncak Acara pekan Literasi 12 Maret 2010 @ Auditorium Prof. Amiruddin Bedah Buku EXISTERE Oleh Sinta Yudisia Pembedah: Pembedah:  Rahmawati Latief (mantan ketua FLP ...

Read more

Takudar, The Road to The Empire I&II, Metodologi Penulisan Historical Fiction

 

            Berapa lama sudah menuliskan tentang Takudar?

            Kalau tidak salah, saya pertama kali menuliskan tokoh ini sekitar tahun 1999-2000, berarti selama sepuluh tahun tanpa henti saya terus mencari dan berusaha menuliskan Takudar. Setelah munculnya 4 novel yang terkait Takudar; ada banyak pujian (Alhamdulillah) dan juga kritik tajam tentang cara saya menuliskan tokoh sejarah yang satu ini.

 

  1. Singa-singa di Padang Kekuasaan – terbit dengan judul Sebuah Janji
  2. Ksatria Syakhrisyabz – terbit dengan judul  The Lost Prince
  3. Singgasana Halimun – terbit dengan judul The Road to The Empire (I)
  4. The Road to The Empire II

 

 

Read more

PRO KONTRA PENUTUPAN DOLLY : BEDAH EKSKLUSIF BUKU EXISTERE BERSAMA TOKOH FEMINIS, LSM HIV /AIDS, PEKERJA SEKS, PEMERINTAH TERKAIT

Red Light. Kramat Tunggak. Saritem. Dolly? Kawasan prostitusi satu demi satu ditutup. Bagi mereka yang “alergi” atas nama agama, coba dari sudut pandang kemanusiaan. Perempuan yang ketika muda melayani hingga 30 lelaki semalam, perempuan yang menempel foto anak-anak mereka di dinding sebagai pengingat. Perempuan yang hamil dan tetap melayani. Sebuah nisan, 12 buah, di belakang ...

Read more

Surat Cinta dari Mrs. Rehab Shubair, Menteri Kewanitaan Gaza Palestina

Assalamu’alaykumwrwb.

Rekan-rekan…bersyukurlah kita mendapatkan perhatian penuh cinta dari saudari-saudari di Gaza. Dalam kesibukan da’wah, meeka sempat mengirimkan email ini, tolong sebarkan demi kesehatan orang-orang yang kita cintai dan kasihi…

 

 

 

 Answer the phone by LEFT ear

استخدم اذنك اليسرى للمكالمات بالهاتف الجوال

  Do not drink coffee TWICE a day
لا تشرب أكثر من فنجانين من القهوة في اليوم

Do not take pills with COOL water

Read more

Sssst, ada EXISTERE di KOMPAS Minggu 17 Oktober 2010

Ekspresi Seni dalam Sampul
Minggu, 17 Oktober 2010 | 04:05 WIB

 ilham khoiri

Dulu kover atau sampul buku di Indonesia nyaris hanya menjadi sarana memajang judul saja. Seiring perkembangan teknologi cetak dan visual, sampul buku kian beragam sesuai selera desainer dan penerbit.

Lihat saja kover novel Jejak Langkah karya Pramoedya Ananta Toer, sastrawan terkemuka kita, yang diterbitkan ulang oleh Lentera Dipantara tahun 2006. Buku ketiga dari tetralogi karya Pulau Buru ini pernah diterbitkan Hasta Mitra tahun 1980-an dan dilarang pada zaman Orde Baru.

Sampul itu berwarna coklat pastel dengan fokus seorang laki-laki sedang mengetik. Latar belakangnya, sebuah bangunan dengan sejumlah orang sibuk berdiskusi. Samar-samar terselip juga halaman koran Medan Prijaji.

Read more